Amalan Harian

1. Waktu sahur atau 1/3 diakhir malam
2. Ketika berbuka puasa
3. Ketika acan berkumandang
4. Diantara adzan dan iqomah
5. Ketika sujud dalam shalat
6. Ketika sebelum salam dalam shalat wajib
7. Dihari Jumat
8. Ketika hujan turun
9. Rabu antara dzuhur dan ashar
10. Ketika hari Arafat
11. Ketika perang
12. Ketika minum air zam-zam
.

1. Pastikan rezeki kita bera sal dari yang halal
2. Berdoalah dengan hati yang hadir
3. Berdoalah dengan yakin dua mu akan di ijabah
4. Pastikan kamu meminta yang tidak akan kamu sesali
5. Awal dengan pujian kepada Allah, Sholawat, menyebut nama-namanya, cari tempêta dan waktu yang tepat untuk berdoa
.

  1. Dzikir: LAILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZOLIMIN (300x/hari –1000 x/hari). Fadhilah: Dlm berdakwah akan dimudahkan dan lancarkan atau dimudahkan untuk menggerakan ummat.
  2. Dzikir: HASBUNALLAHI WANI’MAL WAKIL (313x/hari)Fadhilah: Musibah jadi rahmat, asbab kebinasaan jadi kemuliaan.
  3. Dzikir: SUBHANALLAH WABIHAMDIHI SUBHANALLAHILA’DZIM, ASTAGHFIRULLAH (100x dibaca antara Adzan dan Iqomah subuh). Fadhilah : Dunia datang dengan menunduk.
  4. Masuk rumah ucapkan Salam, Solawat 3x, Surat Al Ikhlas 3x. Fadhilah: Dimudahkan untuk bayar hutang, ketentraman diri dan keluarga, ekonomi akan di mudahkan.
  5. Surat Yaasin ( Pagi dan Sore )Fadhilah : Akan di cukupi kebutuhan dunia dan Akhirat.
  6. Surat Al Ikhlas (200x/hari). Fadhilah: Allah SWT akan tutup pintu musibah, buka pintu rahmat, buka pintu rezeki yang datang dengan penuh kemuliaan, beri ilmu dan kesabaran, beri pahala sholat sunnah, beri pahala seperti mengkhatamkan Al-Qur’anampuni dosa, bangunkan istana disurga. Ketika kita mati, akan disholatkan oleh malaikat.

1. Baca ayatul kursi di 4 tempat: selepas sholat, sebelum masuk rumah, ketika ingin kelar rumah, sebelum tidur
2. Dzikir 100x/ hari: Robbisrohli Sodri wayassirli amri 
3. Dzikir 100x/ hari: laa ilaha illAllah, al malikul haqqul mubiin
4. Membaca Sl-Kahf minimal 1x/minggu
.

Menuntut ilmu memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam. Orang yang menuntut ilmu akan diberi ganjaran surga. Rasulullah saw bersabda yang artinya sebagai berikut:

Barangsiapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. (HR. Muslim).

Orang-orang yang berilmu juga merupakan orang yang memiliki derajat tinggi di mata Allah SWT. Hal tersebut disampaikan dalam firman-Nya melalui surat Al-Mujadalah ayat 11 yang bunyinya sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْٓااِذَاقِيْلَلَكُمْتَفَسَّحُوْافِىالْمَجٰلِسِفَافْسَحُوْايَفْسَحِاللّٰهُلَكُمْۚوَاِذَاقِيْلَانْشُزُوْافَانْشُزُوْايَرْفَعِاللّٰهُالَّذِيْنَاٰمَنُوْامِنْكُمْۙوَالَّذِيْنَاُوْتُواالْعِلْمَدَرَجٰتٍۗوَاللّٰهُبِمَاتَعْمَلُوْنَخَبِيْرٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “ Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. 

Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. 

Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadalah: 11).

Ilmu juga menjadi amalan yang tak akan terputus, bahkan setelah seseorang tersebut meninggal dunia. Ini tertuang dalam hadis yang berbunyi:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu, sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh. (HR. Muslim).

Menurut Syekh Abdus Salam Asy Syuwa’ir, ada tiga perkara yang harus dipenuhi agar niat belajarmu lurus, yakni: 

(1) Menuntut ilmu dengan niat beribadah kepada Alllah; 
(2) Menuntut ilmu dengan keinginan untuk mengajarkan orang lain; 
(3) Istiqomah karena menyadari bahwa belajar membutuhkan waktu yang lama.

Ijazah agar cerdas, kuat menghafal, kuat ingatan:

Selain dibarengi dengan giat belajar, sayyidina Qutbil Wujud Alhabib Ali Al-Habsyi Shohibul Maulid (simthudduror) mengajarkan:

Letakan tangan kanan diatas kepala setiap kali selesai shalat sambil membaca surat Al-A'la dari awal dan ketika sampai pada ayat ke-6 "Sanuqriuka fala tansa" diulang 7x baru diteruskan membaca sampai ayat terakhir

Kemudian membaca surat Al-Anbiya Ayat 79

فَفَهَّمْنَٰهَا سُلَيْمَٰنَ ۚ وَكُلًّا ءَاتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُۥدَ ٱلْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَٱلطَّيْرَ ۚ وَكُنَّا فَٰعِلِينَ

Fa fahhamnāhā sulaimān, wa kullan ātainā ḥukmaw wa 'ilmaw wa sakhkharnā ma'a dāwụdal-jibāla yusabbiḥna waṭ-ṭaīr, wa kunnā fā'ilīn (Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan kamilah yang melakukannya).

Untuk anak yang belum bisa membaca, orang tuanya dapat membacakan sambil meletakkan tangan kanan di kepala anak.

اَللّٰهُمَّ اَلْهِمْنَاعِلْمًانَفْقَهُ بِهِ اَوَامِرَكَ وَنَوَاهِيَكَ وَارْزُقْنَافَهْمًانَعْلَمُ بِهٖ كَيْفَ نُنَاجِيْكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَا. اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَافَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ وَاِلْهَامَ الْمَلاَءِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allaahumma alhimnaa 'ilman nafqatu bihi awaa miraka wa nawaahiyaka warzuqnaa fahman na'lamu bihii kaifa nunaa jiika birahmatika yaa arhamar raahimiina. 

_______________________________

Allaahummar zuqnaa fahman nabiyyiina wa hifdhal mursaliina wa ilhaamal malaa ikatil muqarrabiina birahmatika yaa arhamar raahimiina

Ya Allah, berilah kami ilham berupa ilmu, yang dengannya aku dapat memahami segala perintah dan larangan-Mu, 

dan karuniailah kami pemahaman, yang dengannya kami dapat mengetahui bagaimana kami bermunajat kepada-Mu, wahai Dzat yang Paling Pengasih.

اَللّٰهُمَّ اخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَوَسَهِّلْ لَنَآ اَبْوَابَ فَضْلِكَ يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

_______________________________

Allahumma akhrijnaa min dhulumaatil wahmi, wa akrimnaa binuuril fahmi, waftah 'alainaa bima'rifatil ilmi, wasahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar raahimin

Ya Allah, keluarkanlah kami dari gelapnya keraguan, dan muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman. Bukakanlah untuk kami dengan kemakrifatan ilmu dan mudahkanlah pintu karuniaMu bagi kami, wahai Dzat yang Maha Pengasih.

_______________________________

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Robbi zidnii ‘ilman Warzuqnii fahmaa, Waj’alnii minash-shoolihiin

Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berilah aku kemampuan untuk memahaminya, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang saleh

_______________________________

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي ، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي ، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Allahummanfa'ni bima 'allamtani wa 'allimni ma yanfa'uni wa zidni 'ilman walhamdulillahi 'ala kulli halin.

Ya Allah, berilah kemanfaatan atas segala ilmu yang Engkau ajarkan pada saya. Berilah saya ilmu yang bermanfaat dan tambahkanlah ilmu pada saya. Segala puji bagi Allah dalam setiap waktu

_______________________________

رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Rodlittu billahirobba, wabi islamidina, wabimuhammadin nabiyyaw warasulla , robbi zidnii ilmaa warzuqnii fahmaa.

Kami ridho Allah Swt sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik

_______________________________

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii.

Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.

_______________________________

اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Allahumma Arinal Haqqa Haqqan Warzuqnat tibaa’ahu. Wa Arinal baathila Baa-Thilan Warzuqnaj tinaabahu

Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran, sehingga kami dapat mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya.

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma innii istaudi’uka maa ‘allamtaniihi fardud-hu ilayya ‘inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal ‘alamiin

Ya Allah, sesungguhnya kutitipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah dia kepadaku di saat aku membutuhkannya. Janganlah Engkau buat aku lupa kepadanya, wahai Tuhan pemelihara alam

_______________________________

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَرِزْقاً طَيِّباً، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً 

Allahumma inni asaluka 'ilman naafi'aan wa rizqan tayyiban wa 'amalan mutaqobbalaan

Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima

_______________________________

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ, وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ, وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ, وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا
Allahumma innii a'uudzu bika min 'ilmin laa yanfa'u wa qolbin laa yakhsya'u wa du'aa-in laa yusma'u wa 'amalin laa yurfa'u.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, doa yang tidak didengar, dan amal yang tidak diterima.

1. Doa meminta diberikan keturunan, Surat Al Furqon ayat 74

Robbana hablana min azwajinaa wa zurriyatina qurrota’ayunin, waj’alna lil muttaqiina imama.

Ya Tuhan kami, anugerakanlah kepada istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (QS. Al-Furqan: 74).

2. Doa Nabi Ibrahim dan Nabi Zakariya

Nabi Ibrahim memabaca surat As-Shaffat ayat 100 agar diberikan anak sholeh, sedangkan Nabi Ibrahim memanjatkan doa seperti yang tertuang dalam surat Ali Imran ayat 38 dan Al Anbiya ayat 89.

Rabbi hablii min ash-shalihiin.
Ya Tuhanku, ahugerakanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh (As-Shaffat: 100)

Rabbi hablii min-ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’uddu’a.
Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa (QS Ali Imran: 38)

Rabbi la tadzarnii fardan wa anta khairal waaritisiin.

Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik (QS Al Anbiya: 89)

3. Membaca Surat Maryam Ayat 1-6

Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad

Dzikru rahmati rabbika ‘abdahu zakariyyaa
Penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria

Idz naadaa rabbahu nidaa-an khafiyyaan
Yaitu tatkala dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut

Qaala rabbi innii wahana al’azhmu minnii waisyta’ala alrra/susyayban walam akun bidu’aa-ika rabbi syaqiyyaan
Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku

Wa-innii khiftu almawaaliya min waraa-ii wakaanati imra-atii‘aaqiran fahab lii min ladunka waliyyaan
Dan sesungguhnya, aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera

Yaritsunii wayaritsu min aali ya’quuba waij’alhu rabbi radhiyyaan
Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan Jadikanlahd ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai. (Q.S Maryam: 1-6).

4. Doa Sesuai Hadits Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, maka bacalah:
BISMILLAH ALLAHUMMA JANNIBNAASY SYAITHOONA WA JANNIBISY SYAITHOONA MAA ROZAQTANAA.

Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (HR. Bukhari No. 6388; Muslim No. 1434).

Dalam riwayat, terdapat beberapa doa yang dibaca oleh Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang ditujukan untuk orang sakit. 

لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ  
Laa ba'sa thahuurun insyaa allah
Tak mengapa, insya Allah sakitmu membuat dosamu gugur

_______________________________

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ وَاشْفِهِ وأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا 
Allhumma rabbanasi, wassyqihi wantas syaafii Laa syfiya'a illaa anta syifa’an Laa yughadiru saqaman
Wahai Rabb seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah dia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi

_______________________________

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ 
As-alullahul azhiimi rabbal 'arsyil 'azhiimi an yassfiyaka
Aku mohon kepada Allâh Yang Maha Agung, Rabb yang menguasai Arsy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu

_______________________________

Abdul ‘Aziz dan Tsabit pernah menemui Anas bin Malik. Tsabit berkata pada Anas saat itu, Wahai Abu Hamzah (nama kunyah dari Anas), aku sakit. Anas berkata, maukah aku meruqyahmu (menyembuhkanmu) dengan ruqyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tsabit pun menjawab, Iya, boleh. Lalu Anas membacakan do’a,

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma rabban naas mudzhibal ba'si isyfi antasy-syaafii laa syafiya illaa anta syifaa'an laa yughaadiru saqoman

Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah dia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.

اللهم لا تجعلني شقيا ولا محروما

"Ya Allah, jangan jadikan aku celaka dan terhalang dari perbuatan baik."
(Allahumma la taj'alni syaqiyyan wala mahruman)
.

Life is a test and we all face difficult times at every step of our lives. Whether it's an exam, a day at work, or while accomplishing any task, we face difficulties and a lack of confidence. The first thing we do is call upon Allah. We seek help from Allah (SWT) and ask him to ease our task. 

Rabbi yassir wala tu'assir wa tammim bil khair.

Oh Allah, make this task easy and do not make it difficult. Oh, Allah! Make it end well.

Doa ini telah tercantum dalam Surat Al-A’araf ayat 89

Robbanaftah bainana wa baina qoumina bil haqqi wa anta khoirul fatihin.

Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.

Doa Masuk Rumah

Bismillahi, tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah semata.

_______________________________

Allahumma inni a-'udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala 'alayya

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan (setan atau orang jahat), tergelincir atau digelincirkan orang lain, menganiaya atau dianiaya orang lain, dan berbuat bodoh atau dibodohi orang lain.

Doa Keluar Rumah
Setelah mengetuk pintu dan mengucapkan salam saat hendak masuk rumah, setiap umat muslim dianjurkan Sholawat 3x, Surat Al Ikhlas 3x (Ijazah Habib Sholeh, Fadhilah: Dimudahkan untuk bayar hutang, ketentraman diri dan keluarga, ekonomi akan di mudahkan)

_______________________________

Allahumma innii as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bismillaahi wa lajnaa wa bismillaahi khorojnaa wa’alallohi robbina tawakkalnaa.

Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakkal.

Doa Masuk Kamar Mandi

Didahului dengan kaki kiri

Allâhumma innî a’ûdzu bika minal khubutsi wal khabâitsi.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan iblis jantan dan betina.

_______________________________

Doa Keluar Rumah

Didahului kaki kanan

Guhfroonaka alhamdulillahi alladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafaani. 
Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathohhiriin. 
Allahumma thohhir qolbi minan nifaaqi wa hashshin farji minal fawaahisyi

Dengan mengharap ampunanmu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku, dan mensehatkan aku. 

Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. 

Ya Allah, bersihkan hatiku dari kemunafikan, dan jaga kelaminku dari perbuatan keji (zina).

Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ  يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا 

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Allahumma sholli 'ala sayyidina muhammadin thibbil quluubi wa dawaaiha, wa'aafiyatil abdaani wa syifa ihaa, wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa, wa'ala aalihi wa shohbihi wa sallim

"Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada baginda Nabi Muhammad SAW yang menjadi kekasih Dzat yang mengasihi dan Dzat yang menyembuhkan segala penyakit dan Dzat yang menghilangkan segala kesusahan. Limpahkan pula kepada keluarganya dan sahabat-sahabat beliau."

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ اْلاَنْوَارِ وَسِرِّ اْلاَسْرَارِ وَتِرْيَاقِ اْلاَغْيَارِ وَمِفتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدِ نِالْمُخْتَارِ وَالِهِ اْلاَطْهَرِ وَاَصْحَابِهِ اْلاَخْيَارِ عَدَدَ نِعَمِ اللّهِ وَاِفضَالِهِ 

Allahumma Shalli ‘Alaa Nuuril Anwaari Wasirril Asraari, Watiryaaqil Aghyaari Wamiftaahi Baabil Yasaari, Sayyidinaa Wamaulaana Muhammadinil Muhtaari Wa Aalihil Ath Haari Wa Ash Haabihil Ahyaari ‘Adada Ni’amillaahi Wa Ifdhaalih.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada cahaya dari segala cahaya, belakang layer dari segenap rahasia, penawar sedih dan kebingungan, pembuka pintu kemudahan, yakni junjungan kami, Nabi Muhammad Saw yang terpilih, keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang mulia sebanyak hitungan nikmat Yang Mahaskuasa dan karunia-Nya.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ  ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau".

Allohumma sholli wasallim 'ala sayyidina muhammadin billisanil jami'ah .... 
Fil hadh rotil wasi'ah ...
sholatan tamuddu biha jismiy min jismih...
waqolbiy min qolbih...
waruhiy min ruhih...
wasirriy min sirrih...
wa 'ilmiy min ilmih...
wa amaliy min amalih...
wa khuluqiy min khuluqih...
wa wijhatiy min wijhatih...
waniyyatiy min niyyatih...
waqoshdiy min qoshdih...
wata 'u_du barokatuha 'alayya ...
wa'ala awladiy...
wa'ala ahliy...
wa'ala ashabiy..
wa'ala ahli 'ashriy ya nur ...ya nur ...ij'alniy nuron bihaqqi nur ....

Ya Allah , curahkanlah shalawat dan salam kepada Baginda Muhammad, shalawat yang diungkapkan dengan lisan yang mencakup seluruhnya
shalawat yang terucap ke hadirat yang seluas-luasnya . 
Shalawat yang dengannya Jasadku terlimpahi kemuliaan dari Jasadnya Rasulullah
Hatiku dari Hati Rasulullah...
Ruhku dari Ruh Rasulullah
Sir ku dari Sir Rasulullah
Amalku dari amal Rasulullah
Akhlaqku dari akhlaq Rasulullah
Tawajjuh ( hatiku ) dari Tawajjuh Rasulullah
Niatku dari Niat Rasulullah
Tujuanku dari tujuan Rasulullah
Shalawat yang keberkahannya menaungi diriku , anak-anakku , keluargaku , para shahabatku dan para ahli zamanku...
Wahai Allah Sang Cahaya ... Wahai Allah Sang Cahaya ...Jadikan diriku Cahaya , dg haq Rasulullah Sang Cahaya..."
.

اللهم صَلٌِ عَلٰى سَيِّدنَِا مَُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلٰى آلِه وصَحْبِهِ وسَلّم تَسْلِيمَا

Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammadin 'abdika warosulikannabiyyil ummiyyi wa 'ala alihi wa shohbihi wasallim taslima

Ya Allah limpahkanlah Sholawat dan Salam penghormatan atas junjungan kami Muhammad, hamba dan Rasul-Mu, Nabi yang Ummi dan atas keluarga serta para sahabatnya.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ۞ ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ۞ ﻭَﺍﻟﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ ۞ ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟﺤَﻖِّ ۞ ﻭَﺍﻟﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟﻤُﺴْﺘَﻘِﻴﻢِ ۞ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴم.

"Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pemuka sesuatu yang terkunci, dan penutup sesuatu (para nabi) yang terdahulu, dialah penolong yang benar dengan membawa kebenaran serta petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benarnya dengan pangkat dan kedudukan yang agung".

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تَغْفِرُ بِهَا الذُّنُوْبَ , وَتُصْلِحُ بِهَا الْقُلُوْبَ , وَتَنْطَلِقُ بِهَا الْعُصُوْبُ , وَتَلِيْنُ بِهَا الصُّعُوْبُ , وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ إِلَيْهِ مَنْسُوْبٌ

Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin sholatan taghfiru bihadzunuba, wa tuslihu bihal quluba, wa tantholiqu bihal usuba, wa talinu bihasshu'uba, wa'ala alihi wa sohbihi wa man ilaihi mansubun. 

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad yang dengannya Engkau ampuni kami. Engkau perbaiki hati kami, menjadi lancar urat-urat kami, menjadi mudah segala kesulitan, juga kepada keluarga dan para sahabatnya".

Habib Ahmad bin Abdullah Bilfaqih memiliki seorang pembantu yang anak perempuannya terkena sakit kanker..
Habib Ahmad membawa pembantu dan anaknya berziarah ke pemakaman Zanbal..

Setelah berdoa kepada Allah dan bertawassul dengan kedudukan Sayyidina AlFaqih Muqoddam, yang tinggi disisi Allah. Tiba" Allah membuka hijab sehingga Habib Ahmad melihat secara langsung Sayyidina AlFaqih Muqaddam membaca dan memberikan Sholawat ini untuk kesembuhan segala penyakit baik Dhohir maupun Batin.

Kemudian anak tersebut membaca Sholawat ini secara terus menerus, hingga beberapa selang waktu, anak itu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Seluruh dokterpun heran dan takjub, ternyata penyakit kankernya telah hilang

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺍَﻟْﻬَﺎﺩِﻱْ ﺇِﻟَﻰ ﻃَﺮِﻳْﻖِ ﺍﻟْﻤِﻠَّﺔْ
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺑِﺠَﺎﻫِﻪِ ﺇِﺻْﺮِﻑْ ﻋَﻨِّﻲْ ﻛُﻞَّ ﻣَﺮَﺽٍ ﻭَﺃَﻟَﻢْ ﻭَﻭَﺟَﻊٍ ﻭَﻋِﻠَّﺔْ

Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad Al- Haadi Ila Toriqil Millah
Allahumma Shalli Wasallim Alaihi Wa’ala Aalihi Wa Bijaahihi Ishrif ‘Annii Kulla Marodlin Wa Alam Wa Waja’in Wa ‘Illah

Dibaca 7 kali setiap hari pada air dan kemudian diminum.

Guru Mulia Sayyidiy Alhabib Umar bin Muhammad bin Hafidz berwashiat untuk kita memperbanyak membaca sholawat ini selama bulan Rabi’ul Awwal

اللهم يا ربَّ سيدنا محمد وآل سيدنا محمد
صلِّ وسلِّم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد 
وأذهِب حزنٓ قلبي في الدنيا والآخرة
وأجرِ يا رب لطفٓك الخفي في أمورِنا وأمورِ المسلمين

ALLAHumma Ya Rabba Sayyidina Muhammad wa Aali Sayyidina Muhammad, Shalli wa Sallim 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad wa adzhib huzna qalbi fid dunia wal akhirah wa ajri ya Rabbi luthfakal khafiy fi umurina wa umuril Muslimin.

Wahai ALLAH wahai Tuhan dari pemimpin kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sholawat dan salam atas pemimpin kami Nabi Muhammad dan atas keluarga Nabi Muhammad, dan hilangkanlah kesedihan hatiku didunia dan akhirat, dan balaslah wahai Tuhan (dengan) KelembutanMu yang tersembunyi didalam urusan-urusan kami dan urusan-urusan kaum muslimin.